
Cara Menghilangkan Bau Apek pada Mesin Cuci yang Sudah Lama Tidak Dibersihkan – Mencari cara menghilangkan bau apek pada mesin cuci biasanya baru terpikir saat tutup mesin dibuka dan tercium bau lembap seperti lap basah yang lupa dijemur. Kalau mesin sudah berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, tidak pernah dibersihkan, satu kali siklus dengan cuka biasanya tidak cukup. Masalah ini sering dialami rumah tangga di Bogor, Cibinong, dan Depok. Udaranya lembap dan hujan turun hampir sepanjang tahun, jadi bagian dalam mesin cuci susah benar-benar kering.
Kabar baiknya, mesin yang lama terbengkalai masih bisa segar kembali asalkan dibersihkan dengan urutan yang benar. Mulailah dari melunturkan kerak sabun, lanjut membasmi jamur, lalu membersihkan bagian yang sering terlupa seperti filter, laci deterjen, dan karet pintu.
Di artikel ini kita juga membahas kenapa bau apek bisa kembali lagi meski mesin sudah dicuci, perbedaan cara membersihkan tiap jenis mesin cuci, dan tanda-tanda kapan kotorannya sudah terlalu dalam sehingga perlu dibongkar teknisi.
Kenapa Mesin Cuci yang Lama Tidak Dibersihkan Bisa Bau Apek?

Bau apek bukan berasal dari air, melainkan dari lapisan lendir tipis (biofilm) yang terbentuk di sela-sela tabung. Lapisan ini adalah campuran sisa deterjen, pelembut pakaian, serat kain, dan kotoran tubuh yang terbawa dari pakaian. Selama lembap, jamur dan bakteri tumbuh subur di sana dan menghasilkan bau khas yang mirip bau tanah basah.
Menurut Sharp Indonesia, penyebab utama bau tak sedap pada mesin cuci adalah jamur dan bakteri yang tumbuh dan berkembang di celah-celah tabung. Masalahnya, celah itu tidak terlihat dari luar. Kerak justru paling tebal di balik tabung dalam, bagian yang tidak pernah kita lihat.
Beberapa kebiasaan yang mempercepat munculnya bau:
- Takaran deterjen berlebihan: sisa busa yang tidak terbilas menjadi makanan jamur.
- Pelembut pakaian kental: meninggalkan lapisan lengket di laci dan dinding tabung.
- Pakaian basah dibiarkan menginap di dalam tabung setelah dicuci.
- Tutup atau pintu mesin langsung ditutup rapat sehingga uap air terperangkap.
- Selalu mencuci dengan air dingin, sehingga sisa lemak dan sabun tidak luntur sempurna.
Pada mesin yang sudah lama tidak dirawat, lapisan ini bisa sangat tebal. Kerak cokelat kehitaman bahkan bisa mengelupas dan menempel di pakaian. Kalau Anda pernah menemukan serpihan hitam di baju yang baru dicuci, itu tanda jelas mesin perlu pembersihan menyeluruh.
Persiapan Sebelum Membersihkan: Alat, Bahan, dan Hal yang Wajib Dihindari

Sebelum mulai, siapkan bahan yang mudah ditemukan di rumah atau minimarket. Tidak perlu semuanya, tapi kombinasi berikut paling efektif untuk mesin yang kotor berat.
| Bahan | Fungsi Utama | Catatan |
|---|---|---|
| Cuka putih (cuka dapur 5%) | Melarutkan kerak sabun dan mineral air | Aman untuk sebagian besar mesin |
| Baking soda | Menetralkan bau dan mengangkat lemak | Pakai di siklus terpisah dari cuka |
| Pembersih tabung khusus (tub cleaner) | Membasmi jamur di balik tabung | Ikuti takaran di kemasan |
| Sikat gigi bekas & lap microfiber | Menggosok karet pintu, laci, dan filter | Pakai sikat berbulu lembut |
| Sarung tangan karet | Melindungi tangan dari kotoran dan jamur | Wajib saat membersihkan filter |
Ada satu aturan keselamatan yang tidak boleh dilanggar: jangan pernah mencampur pemutih berbahan klorin dengan cuka atau pembersih asam lainnya. Campuran ini bisa menghasilkan gas klorin yang berbahaya jika terhirup. Kalau ingin memakai keduanya, jalankan di siklus berbeda dan bilas dengan air bersih di antaranya.
Menurut Samsung Indonesia, pemutih klorin juga sebaiknya dihindari karena dapat merusak segel karet pintu pada mesin cuci bukaan depan. Karena itu, selalu cek buku manual mesin Anda sebelum memakai bahan kimia apa pun.
Langkah Pembersihan Bertahap untuk Mesin Cuci yang Kotor Berat
Mesin yang lama terbengkalai sebaiknya dibersihkan dalam tiga putaran. Tujuannya supaya kerak luntur sedikit demi sedikit dan tidak langsung menyumbat saluran pembuangan.
Putaran 1: Melunturkan Kerak dengan Cuka
- Kosongkan tabung, lalu isi air sampai level tertinggi. Gunakan air hangat (sekitar 40–60°C) jika memungkinkan. Jangan menuang air mendidih karena bisa merusak komponen plastik.
- Tuang 2–4 gelas cuka putih, lalu jalankan program cuci selama beberapa menit agar cuka tercampur rata.
- Hentikan mesin dan biarkan larutan merendam selama 1–2 jam. Tahap perendaman ini yang membuat kerak lama melunak.
- Lanjutkan siklus sampai selesai dan air terbuang.
Putaran 2: Menetralkan Bau dengan Baking Soda
- Isi air lagi, lalu masukkan sekitar ½ gelas baking soda.
- Jalankan satu siklus penuh. Baking soda membantu mengangkat sisa lemak dan menyerap bau yang tersisa.
Putaran 3: Bilas Bersih dan Cek Hasilnya
- Jalankan satu siklus dengan air bersih saja.
- Perhatikan air buangan dan permukaan air. Jika masih banyak serpihan hitam yang mengapung, ulangi putaran 1 keesokan harinya.
Kalau mesin Anda punya program khusus seperti Tub Clean, Drum Clean, atau Eco Drum Clean, manfaatkan program itu untuk putaran pertama bersama pembersih tabung khusus. Menurut Samsung Indonesia, siklus Eco Drum Clean memanaskan air hingga 60–70°C untuk mengangkat kotoran dan jamur dari drum serta karet pintu. Siklus ini disarankan dijalankan minimal sebulan sekali.
Baca Juga: Tips Membersihkan Tabung Mesin Cuci Sendiri
Bagian yang Sering Terlupa: Filter, Laci Deterjen, dan Karet Pintu
Banyak orang sudah rajin membersihkan tabung, tapi baunya tetap kembali. Penyebabnya sering bukan tabung, melainkan komponen kecil yang jarang disentuh. Pada mesin yang lama tidak dirawat, bagian-bagian ini kerap jadi sumber bau terbesar.
- Filter serabut (lint filter): umumnya ada di dinding tabung mesin 1 tabung bukaan atas. Lepas, buang serat yang menumpuk, lalu gosok dengan sikat dan sabun cuci piring.
- Filter pembuangan (debris filter): pada mesin bukaan depan biasanya ada di pojok bawah depan. Siapkan wadah dan kain, karena sisa air akan keluar saat penutupnya dibuka.
- Laci deterjen dan pelembut: cabut lacinya, rendam di air hangat, lalu sikat sisa pelembut yang menggumpal. Jangan lupa bersihkan rongga tempat laci itu terpasang, yang sering berjamur hitam.
- Karet pintu (gasket): khusus mesin bukaan depan. Buka lipatan karetnya, keluarkan koin, rambut, atau jepit yang tersangkut, lalu lap dengan kain yang dibasahi larutan cuka.
- Selang pembuangan: pastikan tidak tertekuk dan ujungnya tidak terendam genangan, karena air kotor bisa balik mengalir.
Menurut tokoprogress.com, laci deterjen adalah sumber bau yang paling sering disepelekan. Banyak pelanggan yang datang mengeluh mesinnya bau ternyata cukup membersihkan laci dan filter untuk mengurangi baunya secara signifikan, bahkan sebelum tabungnya dibersihkan.
Beda Jenis Mesin Cuci, Beda Cara Membersihkannya
Metode di atas berlaku umum, tapi ada perbedaan penting sesuai jenis mesin cuci yang Anda miliki.
| Jenis Mesin | Titik Rawan Bau | Tips Khusus |
|---|---|---|
| 1 tabung bukaan atas (top load) | Balik tabung dalam, filter serabut | Takaran cuka lebih banyak karena volume air besar; manfaatkan program Tub Clean jika ada |
| 1 tabung bukaan depan (front load) | Karet pintu, filter pembuangan, laci | Pakai takaran cuka lebih sedikit (sekitar ¾ gelas); biarkan pintu terbuka setelah mencuci |
| 2 tabung | Tabung pengering dan saluran pembuangan | Bersihkan kedua tabung; tabung pengering sering luput dibersihkan |
Menurut AQUA Elektronik, mesin bukaan atas bisa dibersihkan dengan air panas dan sekitar 4 gelas cuka putih dalam satu siklus penuh, sedangkan mesin bukaan depan cukup sekitar ¾ gelas cuka putih dengan air panas. Perbedaan takaran ini wajar karena volume air mesin bukaan depan jauh lebih sedikit.
Pemilik mesin cuci bukaan depan di Depok dan Cibinong yang tinggal di rumah dengan area cuci tertutup perlu ekstra waspada. Sirkulasi udara yang minim membuat karet pintu jadi tempat favorit jamur.
Kapan Bau Apek Tidak Bisa Diatasi Sendiri?
Ada kalanya pembersihan mandiri tidak cukup. Jika bau tetap tercium setelah tiga putaran dan ditunggu beberapa hari, kemungkinan kerak di balik tabung sudah terlalu tebal atau ada masalah lain. Perhatikan tanda-tanda berikut:
- Serpihan hitam terus keluar meski sudah dibersihkan berkali-kali.
- Air tidak terbuang sempurna dan selalu tersisa genangan di dasar tabung.
- Muncul bau busuk seperti got, bukan sekadar apek. Ini bisa menandakan saluran pembuangan tersumbat.
- Mesin berisik atau bergetar tidak wajar saat memeras.
Menurut Samsung Indonesia, apabila alarm atau notifikasi pembersihan muncul, filter pembuangan juga perlu dibersihkan. Jika setelah itu masalah tetap ada, sebaiknya hubungi service center resmi. Teknisi biasanya membongkar tabung dalam untuk membersihkan kerak secara menyeluruh. Biaya jasanya bervariasi tergantung merek dan wilayah, jadi tanyakan estimasinya terlebih dulu.
Untuk mesin yang sudah tua, misalnya berusia lebih dari 8–10 tahun, dengan karet getas, tabung berkarat, dan kerusakan lain, pertimbangkan apakah biaya perbaikan masih masuk akal dibandingkan membeli mesin baru.
Mencegah Bau Apek Kembali: Kebiasaan dan Fitur yang Membantu
Setelah mesin kembali segar, jaga kondisinya dengan kebiasaan sederhana berikut:
- Jalankan program pembersihan tabung atau siklus cuka minimal sebulan sekali.
- Biarkan tutup atau pintu mesin terbuka beberapa jam setelah mencuci.
- Segera jemur pakaian begitu siklus selesai.
- Gunakan deterjen sesuai takaran; lebih banyak tidak berarti lebih bersih.
- Bersihkan filter dan laci deterjen setiap dua minggu.
Pada tahun ini, banyak mesin cuci keluaran baru sudah dilengkapi fitur perawatan otomatis. Menurut AQUA Elektronik, fitur Tub Dry berfungsi mengeringkan bagian dalam dan luar mesin cuci untuk mencegah tumbuhnya jamur atau lumut. Beberapa merek lain juga menawarkan pengingat pembersihan otomatis dan semprotan air untuk membersihkan drum. Jika Anda berencana mengganti mesin cuci di tahun 2026, fitur-fitur seperti ini layak masuk daftar pertimbangan, terutama untuk rumah di wilayah beriklim lembap seperti Bogor.
FAQ Seputar Bau Apek pada Mesin Cuci
Q: Berapa kali mesin cuci harus dibersihkan agar tidak bau apek?
A: Idealnya sebulan sekali untuk tabung, dan dua minggu sekali untuk filter serta laci deterjen. Mesin yang dipakai setiap hari atau berada di ruangan lembap sebaiknya dibersihkan lebih sering.
Q: Apakah cuka dan baking soda boleh dicampur sekaligus?
A: Boleh, tapi keduanya saling menetralkan sehingga efeknya berkurang. Hasilnya lebih optimal jika cuka dan baking soda dipakai di siklus terpisah.
Q: Bolehkah memakai pemutih pakaian untuk membersihkan mesin cuci?
A: Sebaiknya hindari pemutih klorin, apalagi dicampur dengan cuka karena dapat menghasilkan gas berbahaya. Pemutih klorin juga bisa merusak karet pintu mesin bukaan depan.
Q: Kenapa pakaian ikut bau apek setelah dicuci?
A: Biasanya karena biofilm di tabung menempel ke pakaian, atau pakaian terlalu lama dibiarkan basah di dalam mesin. Bersihkan mesin dan segera jemur pakaian setelah siklus selesai.
Q: Apa fungsi program Tub Clean pada mesin cuci?
A: Tub Clean adalah program khusus yang memutar air dengan pola tertentu, pada beberapa model juga dengan air panas, untuk mengangkat kerak dan jamur di tabung. Program ini dijalankan tanpa pakaian di dalamnya.
Q: Kapan sebaiknya memanggil teknisi?
A: Jika bau tetap ada setelah beberapa kali pembersihan, air tidak terbuang sempurna, atau serpihan hitam terus muncul. Kondisi ini biasanya memerlukan pembongkaran tabung.
Q: Apakah mesin cuci bukaan depan lebih mudah bau?
A: Cenderung iya, karena karet pintunya menahan air dan pintunya kedap udara. Kebiasaan membiarkan pintu terbuka setelah mencuci sangat membantu mencegah bau.
Penutup: Mesin Cuci Bersih, Pakaian Wangi Lebih Lama
Bau apek pada mesin cuci yang sudah lama tidak dibersihkan bisa diatasi dengan pembersihan bertahap: lunturkan kerak dengan cuka, netralkan bau dengan baking soda, lalu bersihkan filter, laci deterjen, dan karet pintu yang sering terlupa. Sesuaikan caranya dengan jenis mesin Anda, dan jangan ragu memanggil teknisi jika bau tetap bertahan.
Punya trik lain untuk mengusir bau apek di mesin cuci? Bagikan pengalaman Anda di kolom komentar, dan teruskan artikel ini ke keluarga atau teman yang mungkin sedang menghadapi masalah yang sama.
Bagi warga Bogor, Cibinong, Depok, dan sekitarnya yang berencana mengganti mesin cuci lama dengan model yang punya fitur Tub Clean atau Tub Dry, kunjungi tokoprogress.com. Semua produk kami original, bergaransi resmi, dan dikirim cepat ke rumah Anda.
Mesin cuci yang terawat adalah awal dari pakaian yang benar-benar bersih, bukan sekadar terlihat bersih.
Referensi
Sumber: Sharp Indonesia, Samsung Indonesia, AQUA Elektronik


